guruh sukarnoputa / jsop / keenan nasution / photos / pop / post / prog rock

Keenan Nasution , Tak Semudah Kata-Kata

Keenan Nasution (lahir 5 Juni 1952; umur 57 tahun) adalah seorang musisi dan penyanyi Indonesia juga merupakan anggota kelompok musik Guruh Gypsy, Sabda Nada, Badai Band.

Awal Karir

Radha Krisnan Nasution yang dikenal dengan nama Keenan Nasution adalah penyanyi Indonesia pertama yang berani menggelar show tunggal di era 70-an. Tepatnya pada tahun 1978, Keenan Nasution dengan percaya diri menggelar konser tunggal. Hebatnya lagi konser berlangsung selama dua hari di Taman Ismail Marzuki (TIM) Cikini Jakarta Pusat dan menyedot perhatian masyarakat banyak.

“Dulu, orang pertama (penyanyi) yang melakukan show tunggal baru saya, kalau sekarang sudah banyak. Malah dulu untuk konser tidak ada sponsor, tapi sekarang banyak banget pihak iklan yang ingin menjadi sponsor,â€? ujar suami artis senior Ida Royani ini saat ditemui Batak Pos di kediamannya Jalan Durian Cinere Jakarta Selatan, Rabu (17/12 – Batak Pos).

Nama Keenan Nasution mulai dikenal dalam kancah yang lebih luas ketika mendirikan group Sabda Nada tahun 1966 bersama saudara dan rekan-rekannya yang lain. Di group itu, Keenan memainkan drum. Sabda Nada namanya berubah menjadi Gipsy di tahun 1969. Pada tahun 1972, Gipsy berpetualang di Manhattan Amerika Serikat mengisi acara hiburan di restoran Ramayana.

Tahun 1975, para personil Gipsy kembali ke tanah air. Kembalinya mereka, membuka kolaborasi dengan Guruh Soekarnoputra dengan membuahkan sebuah kolaborasi akbar yang menghasilkan maha karya album semata wayang "Guruh Gipsy" yang konsepnya dibuat oleh Keenan dan Guruh.

Di luar Gipsy, Keenan Keenan Nasution mendirikan Badai Band, group yang di bentuk bersama Roni Harahap, Odink Nasution, Fariz dan Chrisye. Band spektakuler ini tidak sempat mengeluarkan album. Jejak Badai band dapat disimak dalam album solo Chrisye, Sabda Alam dan album solo Yockie Soerjoprayogo berjudul Musik Saya Adalah Saya. Banyak orang menduga Keenan Nasution juga membentuk group Gank Pegangsaan, padahal group itu bentukan Debby Nasution. Gank Pegangsaan sendiri telah menghasilkan 3 album yaitu Palestina 1, Palestina 2 dan Kerusuhan. Keenan Nasution hanya terlibat di album pertama saja. Lewat lantunan vokal di lagu Dirimu yang menjadi hot air play di radio-radio dan televisi, nama Gank Pegangsaan mencuat di awal tahun 1990an.

Nama Keenan Nasution mulai dikenal saat ia mendirikan grup Sabda Nada tahun 1966 bersama saudara dan rekan-rekannya yang lain. Di grup itu, Keenan memainkan drum. Belakangan Sabda Nada berubah menjadi Gipsy di tahun 1969. Pada tahun 1972, Gipsy berpetualang ke Manhattan negara Paman Sam mengisi acara hiburan di restoran Ramayana.

Tahun 1975, para personel Gipsy kembali ke tanah air. Kembalinya mereka, membuka kolaborasi dengan Guruh Soekarnoputra. Kolaborasi akbar ini menghasilkan maha karya album semata wayang Guruh Gipsy yang konsepnya dibuat oleh Keenan dan Guruh.

“Album tersebut sekarang langka, kalaupun ada harganya Rp5 juta per album,� terangnya.

Di luar Gipsy, anak ke empat dari enam bersaudara pasangan Saidi Hasyim Nasution dan Siti Jenahara itu mendirikan Badai Band, grup yang dibentuk bersama Roni Harahap, Odink Nasution, Fariz dan Chrisye.

Band spektakuler ini tidak sempat mengeluarkan album. Jejak Badai band dapat disimak dalam album solo Chrisye, Sabda Alam dan album solo Yockie Soerjoprayogo berjudul Musik Saya Adalah Saya.

Banyak orang menduga Keenan Nasution juga membentuk group Gank Pegangsaan, padahal group itu bentukan Debby Nasution.

Gank Pegangsaan sendiri telah menghasilkan 3 album yaitu Palestina 1, Palestina 2 dan Kerusuhan. Keenan Nasution hanya terlibat di album pertama saja. Lewat lantunan vokal di lagu Dirimu yang menjadi hot air play di radio-radio dan televisi, nama Gank Pegangsaan mencuat di awal tahun 1990-an.

Sebuah kerja sama dadakan Benyamis S (Almarhum), Keenan Nasution, Odink Nasution, Harry sabar dan Adhie dalam group Al Haaj telah menghasilkan album semata wayang yang cukup spektakuler, Biang Kerok di tahun 1992. Kualitas vokal Benyamin S. lewat iringan Al Haaj tereksplorasi dengan sempurna sehingga berbagai aroma musik yang disusung, baik rok maupun blues di album itu dilantunkan dengan penuh emosi dan berjiwa.

Keenan Nasution juga banyak membantu penggarapan album musisi dan penyanyi, seperti Chrisye, Guruh Soekarno Putera, Jockie Surjoprajogo, Harry Sabar, Doddy Soekasah, Noor Bersaudara dan sejumlah nama lain. Sedangkan secara solo, Keenan Nasution telah memberikan ciri khas dan warna yang berbeda di kancah musik tanah air melalui album yang telah dihasilkan.

Secara umum, album-album solo Keenan Nasution banyak dipengaruhi unsur rock progresif. Corak musik itu didukung dengan penulisan lirik yang artistik dan bermakna. Sejumlah album yang pernah dirilisnya secara solo, antara lain; Di Batas Angan Angan (1978), Tak Semudah Kata-Kata (1979), Akhir Kelana (1980), Beri Kesempatan (1981), My Love with Ida Royani (1982), Romansa bersama Ida Royani (1983), 42nd Street (1983), Dara Dara (1984), Kupu Kupu Cinta (1986) dan Bunga Asmara (1990).

Sementara album yang digarapnya bersama grup, Guruh Gipsy, Guruh Gipsy (1976, indie label), Guruh Gipsy, Guruh Gipsy (2006, Shadoks Music Germany), Gank Pegangsaan, Palestina (1989) dan Al Haaj, Biang Kerok (1992).Tidak heran jika lagu Keenan berjudul Nuansa Bening baru-baru ini dipopulerkan kembali oleh penyanyi muda bernama Vidi Aldiano. rom

Kolaborasi dengan Benyamin S.

Sebuah kerja sama dadakan Benyamis S (Almarhum), Keenan Nasution, Odink Nasution, Harry Sabar dan Adhie dalam group Al Haaj telah menghasilkan album semata wayang yang cukup spektakuler, Biang Kerok di tahun 1992. Kualitas vokal Benyamin S. lewat iringan Al Haaj tereksplorasi dengan sempurna sehingga berbagai aroma musik yang disusung, baik rock maupun blues di album itu dilantunkan dengan penuh emosi dan berjiwa.

Selain memberikan warna bagi group musik yang telah dimasukinya, Keenan Nasution banyak membantu penggarapan album milik penyanyi dan musisi lain, seperti Chrisye, Guruh Soekarno Putera, Jockie Surjoprajogo, Harry Sabar, Doddy Soekasah, Noor Bersaudara dan sejumlah nama lain. Sedangkan secara solo, Keenan Nasution telah memberikan ciri khas dan warna yang berbeda di kancah musik tanah air melalui album yang telah dihasilkan. Secara umum, album-album solo Keenan Nasution banyak dipengaruhi unsur rock progresif. Corak musik itu didukung dengan penulisan lirik yang artistik dan bermakna. Album solo yang telah dihasilkan oleh Keenan terdiri dari 10 album, diluar single yang terdiri dari 4 buah lagu yaitu Di Batas Angan-Angan, Saat Harapan Tiba, Kemelut dan Awan Putih. Terakhir kali, album yang dihasilkan adalah album Bunga Asmara yang direlease tahun 1990. Sesudah 17 tahun berlalu, rupanya Keenan Nasution diam-diam akan kembali menggebrak ajang musik tanah air karena telah menyelesaikan sebuah album box set yang memotret perjalanan bermusiknya selama lebih dari 25 tahun. Album yang terdiri dari 2 CD, 1 DVD "The Making Of" dan 2 booklet ini telah selesai dikerjakan masternya. Dalam waktu dekat akan diproduksi dalam kisaran hanya 2000-3000 box set. Perihal album box set ini, Keenan Mengatakan:"Album ini diberi judul Apa yang Telah Kau Buat, terdiri dari 9 lagu lama yang diaransemen ulang dan 6 lagu baru. Seluruhnya diaransemen dengan orkestrasi dengan melibatkan musisi Australia. Pengerjaan pun dilakukan disana (Australia, red.). Album ini rencananya akan diedarkan secara indie dengan pemesanan melalui email", ungkap Keenan panjang lebar.

Sound Up sendiri telah melihat contoh kemasan album box set itu. Kemasannya terlihat sangat mewah. Kemewahan kemasan dapat dilihat dari kotak berukuran ± 20 cm x 25 cm yang berfungsi sebagai penyimpan CD, DVD dan booklet. Kotak berbalut kain tebal dengan tulisan Keenan Nasution dibagian atas d
an judul box set di bagian bawah. Pada bagian dalam, 2 booklet yang dicetak di atas kertas art paper glossy menceritakan perjalanan musik Kenan Nasution. Posisi keping CD dan DVD berada diatas booklet itu. Untuk setiap pembeli, namanya akan dicantumkan di box set ditambah bonus sisipan lirik asli tulisan tangan lagu Nuansa Bening yang akan dicetak ulang dan ditandatangani Keenan Nasution. Box set Apa yang Telah Kau Buat direncanakan akan direlease bersamaan dengan konser Malam Nuansa Bening tanggal 5 Mei 2007, namun karena proses duplikasi master belum sepenuhnya selesai, maka release menunggu jadwal lebih lanjut.

Diskografi

Solo

1. Di Batas Angan Angan – 1978 Gelora Seni/Duba Record
2. Tak Semudah Kata-Kata – 1979 DD Record
3. Akhir Kelana – 1980 DD Records
4. Beri Kesempatan – 1981 Musica Studio
5. My Love bersama Ida Royani – 1982 Musica Studios
6. Romansa bersama Ida Royani – 1983 DD Record
7. 42nd Street – 1983 Musica Studio
8. Dara Dara – 1984 DS Records
9. Kupu Kupu Cinta – 1986 Jackson Records
10. Bunga Asmara – 1990 Atlantic Records

Group

1. Guruh Gipsy, Guruh Gipsy – 1976 indie label
2. Guruh Gipsy, Guruh Gipsy – 2006 Shadoks Music Germany
3. Gank Pegangsaan, Palestina – 1989 Logiss Record sebagai bintang tamu
4. Al Haaj, Biang Kerok – 1992 Bens Records

Sumber : Wikipedia & Batak Pos











8 thoughts on “Keenan Nasution , Tak Semudah Kata-Kata

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s