ernie djohan / koes plus / photos / post

Ernie Djohan, Brenda Lee Indonesia


Ernie Djohan(Brenda Lee of Indonesia) Mutiara Yang Jumpa Lagi
Friday, January 23, 2009 at 2:29pm
Ernie Irawaty Djohan yang lahir Pada 6 April 1951 dalam keluarga Diplomat Ayahnya M Djohan Bakhaharudin bertugas di Den Haag, Belanda, dan Singapura. Pada usia 11 tahun ia sudah bernyanyi untuk Radio Singapore’s Talentime (1962) dan masuk 10 besar. Pada tahun itu juga, ia menjadi juara pertama All Singapore’s School Talentime. Kemudian, ia memulai rekaman pertamanya di Singapura pada tahun itu di bawah bendera Philipps Recording Company.
Ketika Linda Scott Penyanyi terkenal dari A.S.show di Singapura ia sempat berduet dengan Ernie menyanyikan :I’ve told every little star"dan ia memberikan ciuman di pipi kiri Ernie dan mengatakan "One day you’ll be a great star too,dan ia mengatakan this is "My little ister Ernie Irawaty of Singapore".
Dan setelah Ia memulai rekaman Di Indonesia Ernie memang dijuluki sebagai "Brenda Lee of Indonesia"Ketika awal tahun 80an Ernie sempat bernyanyi dgn Brenda Lee di Istora Senayan,Jakarta.
Pada tahun 200Oan ketika Ernie berkunjung ke Las Vegas,AS Ernie ketemu sekali lagi dgn Brenda Lee,dan dia memberikan fotonya dan menulis : "To Ernie Djohan The Brenda Lee of Indonesia".

Ernie memiliki "ALBUM EMAS" yang antara lain berisi lagu-lagu indah semacam "Teluk Bayur, Senja di Batas Kota, Kau Selalu di Hatiku, Mutiara yang Hilang, Kenangan Manis Pasti Berlalu, Berikan Daku Jawaban, Semau Gue,Mustafa,Yuana,Mengapa Tiada Maaf,Jangan biarkan kusendiri"
Ernie juga mencatatkan prestasi sebagai Artis Indonesia yang pertama meraih"GOLDEN AWARDS"dari Remaco dgn Hits makernya"TELUK BAYUR"
Tak hanya itu Ernie juga mencatat rekor sebagai Artis Indonesia PERTAMA mendapatkan kontrak rekaman di Luar negeri,yakni dari PHILLIPS REC,Holland pada tahun 1968.
Jadi boleh dikatakan "ERNIE DJOHAN"adalah Artis Indonesia pertama yang GO-International Pada tahun 1968.

Tak hanya menyanyi, Ernie juga sempat bermain film, antara lain Belaian Kasih, Tiga Sekawan, Ateng Kaya Mendadak, Si Mamad, Atheis, Ateng Sok Tahu, Sebelum Usia 17 Tahun, Honey Money and Jakarta Fair, dan Si Doel Anak Modern.

Lagu "Mutiara yang Hilang" juga dilantunkan Ernie Djohan, dalam "Tembang Masa Silam" di Hotel Graha Santika, Ia masih tampak cantik meski usianya sudah memasuki kepala lima. Malam itu, ia diiringi Bud ‘N Friends Band. Wanita murah senyum itu ternyata cukup kuat untuk menyanyikan tak kurang dari sepuluh lagu. Suaranya masih stabil pada nomor-nomor terakhir.

Dalam acara ini, saat menyanyikan "Mutiara yang Hilang", Ernie ditemani Iwan Setiawan pada posisi lead guitar. Pria yang satu ini tidak lain adalah musisi kawakan dari Semarang yang sering tampil di bar-bar hotel berbintang, seperti Grass Bar Graha Santika dan Bar Cokrokembang Patra Jasa.

Tampaknya, Ernie Djohan sadar betul bahwa interaksi yang baik dengan penonton merupakan kunci keberhasilan dalam setiap pentas seni apapun, termasuk menyanyi. Untuk itulah, dia berusaha berkomunikasi dengan audience pada setiap jeda lagu.

Kemudian, Ernie Djohan kembali tampil dalam di Hotel Patra Jasa, Semarang, mulai pukul 18.30 sampai dengan 22.00. Perempuan yang telah menapak karier selama 47 tahun itu, menyanggupi tampil all out dalam pentas untuk membantu para penderita penyakit jantung, terutama anak-anak dari keluarga tidak mampu.

Ketua Yayasan Jantung Indonesia Cabang Jawa Tengah Drs Sutrisna mengatakan pihaknya membutuhkan dana kurang lebih Rp 100 juta-125 juta. Dalam malam dana itu, penyelenggara mengundang berbagai pihak yang berkaitan langsung atau tidak langsung dengan masalah kesehatan jantung. Paling tidak mereka melibatkan para dokter, produsen obat-obatan, produsen makanan suplemen, penjual obat-obatan atau farmasi, klub-klub olahraga, dan pejabat pemerintah. Ernie didaulat untuk mengumandangkan suara emasnya dalam acara itu. Dan, publik Semarang tentu puas setelah jumpa lagi dengan Ernie.

Belakangan ini Ernie masih banyak mendapat job. Ia memang bisa menyanyikan banyak warna musik, misalnya pop, keroncong, jazz. Uniknya ia pernah ditawari menyanyi jenis ska. Tapi yang satu ini tentu saja ditolaknya. “Itu, kan, musik anak muda yang tak lagi sesuai dengan saya," lanjut Ernie yang sering menyanyi bersama anaknya, Shanna Daniela, yang penari. Ibu dan anak ini pernah tampil bersama di Eropa dan Amerika dalam rangka misi kebudayaan.

Belakangan Ernie mempunyai kelebihan yang disebutnya pijat getar. Tentu, belum banyak yang tahu tentang hal ini. Ia memang mempraktekkannya masih sebatas pada teman dan keluarga dekat. Ia mulai tertarik belajar memijat beberapa tahun lalu. Awalnya, Ernie yang sedang sakit sering dipijat. Selanjutnya Ernie belajar pada seorang pemijat yang mahir. Sampai akhirnya ia merasa yakin bisa mempraktekkannya.

Apakah pijatan Ernie ternyata manjur? Simak saja pengalaman seorang temannya ini. Suatu ketika dalam sebuah perjalanan, temannya sakit. Tampaknya sudah mau pingsan. Lalu, Ernie memijat sekitar 15 menit. Eh, ternyata temannya sembuh. Ernie bilang banyak penyakit bisa disembuhkan lewat pijat getar. Sebuah teknik pijat melancarkan peredaran darah.

Kini bila ada kerabat sakit, Ernie segera turun tangan. "Tapi kalau penyakitnya berat, tentu saya bawa ke dokter," ujar Ernie yang senang mempelajari bidang kesehatan. Saking senangnya, Ernie sampai memiliki peralatan kedokteran lengkap seperti yang dimiliki dokter. Itu sebabnya, "Teman-teman sering menjuluki saya dokter gadungan. Habis, semua peralatan tadi enggak saya pakai, kok," ungkap Ernie sembari tersenyum kepada Tabloid Nova.
Tahun belakangan Ernie juga mendalami Feng Shui di tahun 2006:Ernie mendapat Master Practitioner Certificate (MPC) in Feng-Shui from Lillian Too in K.L,kemudian di
2008:mendapatkan Master Consultant Certificate(MCC) in Feng-Shui from Lillian Too bersama dgn Kakanda tercinta Liesda Djohan Howell.
Belum lama ini, melakukan perjalanan ke Amerika Serikat. "Sungguh tidak enak melakukan perjalanan ke luar negeri setelah peristiwa2 yang tidak mengenakkan katanya. Hanya saja, dia kaget sendiri karena di airport internasional yang terkenal ketat, Lax di Los Angeles, ia tak diperiksa macam-macam. Dari Los Angeles, ia menentukan memakai perjalanan darat ke tujuan berikut, yakni San Francisco, menghadiri acara pernikahan keponakannya.

Sumber : MPnya Bang Remy











16 thoughts on “Ernie Djohan, Brenda Lee Indonesia

  1. nadanusantara said: mosok seh pak? baru tau aku…………….berarti top tenan yo

    yo…..aku jaman sd biyen soboku ning persewaan komik…..bende matarang,nogososro dll karangane pak sh mintardja wis ta` lalap kabeh….!tahun sewidak pitu kuwi…!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s