jet liar / photos / post / rock / yankson ai

YANKSON AI Mabuk,Insyaf Dan Terjepit Diantara Kapitalis

Hidup adalah perjuangan yang tidak harus dijalani dengan ngoyo.

Itu cetusan Yankson AI, solois mantan vokalis Jet Liar yang punya nama asli Avhmad Ilahi.

Cetusannya tadi memang konsisten dengan apa yang dilakoninya di dunia musik. Perjalanan karirnya kerap bak menampik durian jatuh.

Misalnya ketika dia menolak tawaran rekaman disaat tertimpa beban mental dan materi. " Bukannya saya mau menolak uluran tangan mereka, tapi keadaan saya waktu itu sedang tidak memungkinkan.Mental saya down. Bayangkan saja,kaya apa orang yang selama empat tahun nggak pernah tidur siang "

Komentar ini, kalau mau tahu tak ada dikamus orang kantoran. kalau kita mengilas balikkan perjalanan berkaryanya,memang seperti menggali kenangan atas sebuah keputusasaan yang pernah menjangkitinya. Kiparhnya sekarang ini memang tak langsung jadi.

Sebelumnya Yankson pernah ikutan kursus gitar di Vini Vici-nya Ully Sigar.Lima tahun dia nyemplung dalam dunia yang menurutnya gelap. Ini lantaran dia tidak sanggup menerima kenyataan sulitnya mengeruk materi ( baca : uang )" Saya sampai jadi pemabuk "

Dan karena suka teler ini, wajar saja kalau dia keteter dengan teman seangkatannya. bangkit Sanjaya. Ini Contohnya. Padahal Vkal Yankson boleh dikeploki. Walau ia tidak rinci menyebutkan berapa octaf. tapi sekarang dia lebih agak mengkilat, itu adalah hasil usaha Ully Sigar, dimana Yankson pernah kursus gitar. Ini mungkin berangkat dari faktor kejelian Ully melihat bakat.

"Saya malu dengan Ully,orang yang telah banyak membantu kemajuan saya,karena sampai saat ini saya banyak berhutang budi padanya " cerita Yankson.

Nasib anak perantau ini memang tragis terus. Buktinya,beberapa tahun yang lalu dia sempat menelorkan album solo "Aids". Selain berturut-turut berduet dengan Ita Purnamasari dalam " Rindu Sampai mati ", " Cinta Bulan desember" ( ditambah dengan Arthur Kaunang ) dan dengan Euis Dunbar dalam " Doa Untuk Mina ".

Walaupun begitu Yankson tetap merasa dipihak yang kalah dalam hidupnya. dan taruhan hidupnya masih dipercayakan pada kemampuan vokal.

Kok bisa begitu? Ini pelajaran buat yang lain. Dia tidak mampu meletakkan prinsip hidupnya diantara para kapitalis ( sumpah kalau ini dikutip dari ucapannya ) . Hasilnya, sudah jelas, karirna terbentuk oleh tangan-tangan mereka yang beruang.

Barangkali ini emmang permainan. Tapi bisa juga karena upaya Yankson dalam mencari jati dirinya belum ketemu. Dan seperti biasanya,pencarian seperti ini memang tidak mulus berjalan. Lantas , apa kabarnya Yankson di esok pagi? (nizar)

BIODATA

Nama : Achmad Ilahi

Nama Beken : Yankson AI

Tempat/Tanggal Lahir: Pakanbaru,15 Maret

Tinggi/berat Badan : 160 cm / 60 kg

Penghargaan Yang Diterima :

– The Best Rock Vocalist Versi Majalah Vista Tahun 1986

– The Best Heavy metal Vocalist tahun 1987

DISKOGRAFI

– Album Perdana : Aids

– Duet dengan Ita Purnamasari dalam lagu " Rindu sampai Mati "

– Bersama Arthur Kaunang dan Ita Purnamasari dalam lagu Cinta Bulan desember

– Duet dengan Euis Dumber dalam Lagu " Doa Untuk Mina "

sumber : tabloid Citra/regiweking.multiply.com

7 thoughts on “YANKSON AI Mabuk,Insyaf Dan Terjepit Diantara Kapitalis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s