black brothers / photos / post

Ini sekedar tambahan informasi bagi mas Bagus. Penyanyi Black Brothers, Hengky Miratoneng meninggal di Belanda pada tanggal 19 April 2006 akibat penyempitan zat kapur di punggungnya. Hengky dimakamkan di Manado setelah tiba di bandara Sam Ratulangi Manado pada hari Sabtu 29 April 2006.

Penyanyi Pop yang memiliki nama lengkap Hengky Sumanti Miratoneng ini dijemput istri tercinta Meyske Unggu Sumanti ditemani anaknya Arthur Miratoneng serta puluhan keluarga dan kerabatnya, secara kompak mengenakan kaos hitam bertuliskan ‘‘Hengky MS Black Brothers”.

Seperti yang dberitakan situs
http://www.hariankomentar.com/, jenazah pria kelahiran Inobonto 16 Mei 1948 ini tiba pada sore hari dan suasana pun haru dipenuhi isak tangis keluarga mewarnai ruang cargo Bandara Sam Ratulangi. Kucuran airmata serta raut wajah sendu, terpancar dari sang istri tatkala peti jenazah yang terbuat dari besi berwarna pu-tih, dikeluarkan petugas cargo bandara.

Keluarga dan kerabat Hengky langsung melingkari peti jenasah seraya memanjatkan doa ungkapan syukur atas tibanya jenazah Hengky di Kota Manado. Istri tercinta almarhum mengungkapkan rasa duka yang mendalam atas meninggalnya suami tercinta. "Ini semua adalah kehendak dari yang Maha Kuasa. Kami yang ditinggalkan hanya bisa merenungi dan mengenang segala apa yang telah diberikan Suami, Ayah dan Opa tercinta," ujar Meyske.

Selanjutnya, jenazah Hengky langsung dibawa ke Desa Watulambot Tondano untuk disemayamkan, dan Minggu (30/04) sesuai rencana jenasah dibawa ke Inobonto. Di sana, sang legenda musik Indonesia ini, dimakamkan untuk selamanya.

Hengky Sumanti Miratoneng adalah salah satu musisi asal Sulut yang berkiprah di tanah air, yang juga merupakan pendiri grup band aliran pop ‘Black Brothers’ pada tahun 1975 bersama rekan-rekannya, Yohi Patipeiluhu (keyboard), Stevy Mambor (drummer), Amrey Kaha (saxophone), Agus Rumaropen (guitaris), Benny Betay (bassis). Lagu-lagu hits seperti Oh Sonya, Lonceng Kematian, November Dinanti, Hari Kiamat serta Kisah Pramuria, yang masih enak didengar dan seakan menjadi lagu ‘abadi’, merupakan buah karya almarhum.

Tercatat juga, Hengky pernah mengiringi bahkan berkolaborasi dengan artis top dunia, seperti Elton John dan Whitney Houston. Almarhum meninggalkan Istri, Meyske Unggu Sumanti dan lima orang anak, Merry, Vicktor, Sisilia, Arthur dan Vera Runtukahu, serta lima cucu. Goede reis Hengky… Creaty Meneer nogsteeds blijvend eeuwigheid en vervolgens denken aan.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s